10
Des
08

Kritik buat Pemkot Demak

Hari raya Idul Adha telah lewat, mungkin tidak ada yang terlalu berkesan di Hari Kurban tahun ini. Ini hanya sedikit cerita atau mungkin keluh kesah saat saya pulang ke kampung halaman di Kudus. Kesialan atau mungkin cobaan bertubi-tubi menghadang, pertama rencana sehari sebelum hari itu harus sudah sampai rumah. Tapi yang terjadi saya malah ketiduran karena kecapaian setelah seharian bekerja, dan di dukung oleh hujan lebat dan mati lampu.

Keesokan harinya ketika bangun tidur pukul 03.20 WIB karena sakit perut, ya mungkin ini alarm dari Tuhan fikirku. Namun sialnya kamar mandi airnya tidak mengalir, terpaksa pergi ke POM Bensin terdekat untuk BAB. Setelah itu langsung berencana pulang ke Kudus karena memang harus pulang, menunggu angkutan kota keterminal begitu lama. Fikir punya fikir akhirnya naik motor Kawasaki Ninja untuk ke genuk, siapa tahu disana ada Bus yang langsung ke Kudus. Setelah memarkir motor di titipan motor langganan akhirnya menunggu bus di Pos Polisi genuk, dan bukan merupakan proses yang sebentar. Sampai di genuk pukul 06.30 dan ada bus langsung lewat pukul 08.30 WIB, ya sudah lah ngobrol kanan kiri bersama Pak Polisi.

Perjalanan ke Kudus memang tidak mengenakkan, pertama karena posisi jalan sepi bus pun berjalan kencang walaupun jalanan bergelombang dikarenakan perbaikan jalan yang belum selesai. Yah mungkin itu kesalahan Pemerintah Demak yang mengadakan Perbaikan jalan menyeluruh secara bersamaan, dan itupun mengakibatkan banyak pekerjaan terbengkalai. Sesampainya di rumah di sambut oleh beberapa pekerjaan yang memang harus saya bantu untuk menyelesaikan di karenakan memang sedang ada acara lamaran dari adiknya mami. Banyak sekali makanan yang tersedia, tapi itu malah membuat saya mual karena terlalu banyak. Kondisi kesehatan papa sudah mulai membaik namun tetap saja badannya masih bengkak-bengkak karena penyakit diabetesnya sudah merambat ke Ginjal.

Pulang dari Kudus bersama saudara naik motor, pertama di keluar kudus di hadapkan pelebaran jalan yang sungguh membuat kelabakan pengendara motor. Hal itu terjadi karena permukaan Aspal baru yang tidak merata, dan perbaikan yang separuh-separuh. Melewati jalan lingkar demak arus di alihkan agar lewat jalan lingkar yang tentunya jaraknya lebih jauh dari jarak bila melewati kota, dan terpaksa berputar untuk menghindari penghalang jalan. Sesampainya di tengah kota arus di alihkan lagi karena masih ada perbaikan Pasar Bintoro yang kebakaran beberapa tahun lalu dan sampai sekarang belum selesai di perbaiki. Kemacetan lalu lintas yang terjadi tanpa adanya pihak berwajib yang membantu mangatasi kemacetan itu sungguh bikin kesal.

Setelah melewati Terminal Demak, ada tulisan “Sepeda motor dan Roda dua lewat jalur lambat” dan ada beberapa orang polisi yang mengarahkan motor untuk melaju di jalur lambat tersebut. Terpaksa harus mengikuti aturan agar tidak kena tilang oleh bapak polisi yang terhormat. Namun disini sedikit kritik yang tentunya untuk DPU Pemkot Demak dan Aparat Kepolisian Demak, Karena kondisi jalan yang sungguh sangat memprihatinkan dan tidak layak pakai sehingga banyak kendaraan yang memilih untuk melewati jalur cepat.
Kurang lebih seperti ini karena tidak membawa kamera jadi tidak sempat memotret.
Kondisi jalan yang 80% berlubang dan di genangi air membuat kenyamanan perjalanan menjadi terganggu dan bisa menjadi faktor terjadinya kecelakaan lalu lintas karena memang lubangnya memenuhi ruas jalan yang cuman 1 – 2 meter itu. Keadaan di perparah oleh Bapak Polisi yang ada di Sebrang jalan yang sedang menulis surat tilang dikarenakan ada pengendara roda dua yang lewat jalur cepat, sungguh naas nasib pengendara itu berusaha menghindari jalan yang rusak malah kena tilang.

Ini sedikit kritikan, kalau memang mau membuat peraturan bahwa kendaraan roda dua harus lewat jalur lambat, tolong dong lihat kondisi jalur lambatnya. Apa memang layak untuk di lewati kendaraan roda dua, atau untuk di lewati bajak petani.

Kritik yang membangun, jangan di jadikan bahan cercaan.


0 Responses to “Kritik buat Pemkot Demak”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: