06
Des
08

My Motorcycle

Sedikit cerita tentang si Grand kecil milik saya. Di beli oleh bapak saya pada tahun 1996 dan kemudian di wariskan kepada saya sekitar tahun 2001 waktu saya masih duduk di klas 1 SMU di salah satu sekolah terfavorit di kota kelahiran saya Kudus. Karena merupakan peninggalan keluarga jadi saya merawat kendaraan tersebut dengan baik. Selain karena saya memang hobi berfantasi yang saya tuangkan dalam modifikasi motor, akhirnya saya modifikasi motor itu.


Semula hanya modifikasi ringan seputar airbrush dan merubah sparepart asli dengan yang lebih mencolok dan menarik perhatian. Pada awalnya saya tidak terlalu extrim dalam merombak tunggangan saya itu, karena selain suka modif saya juga suka touring berkeliling naik motor. Semua kota di jawa tengah dan sebagian jawa timur, bali, lombok sudah pernah saya jelajahi baik sendiri maupun bersama teman-teman club. Karena hobi itu saya sering membolos sekolah dan sering di tegur oleh guru dan orang tua saya. Akhirnya saya berubah haluan untuk mencoba modifikasi extrim, dan kebetulan saat itu saya bergabung di club motor ANTRACT yang akhirnya berubah nama menjadi KHC ( Kudus Honda Club ). Beberapa kali ikut kontes modifikasi, namun tidak pernah mendapat juara. Namanya juga hobi, modif tetap harus jalan.

Modifikasi extrim terakhir mengikuti aliran dragrace look di padu dengan low rider, dengan meminimalkan suspensi depan dan belakang akhirnya dapat tercapai ketinggian motor 1 cm dari tanah. Tapi jangan khawatir suspensi tetap aktif jadi kenyamanan mengendara tetap terjaga, namun masalah timbul di dragrace look karena saya harus memotong segitiga depan untuk memasang stang jepit agar tampilan dragrace semakin kental. Dikarenakan ketinggian dari tanah hanya 1 cm terpaksa harus mengorbankan footstep dan knalpot, untuk itu di buatkan footstep underbone untuk pemecahannya sedangkan knalpot di bikin mendongak keatas. Untuk kaki-kaki saya memakai upsidedown untuk depan dan tabung untuk belakang yang tentunya sudah di potong sana sini. Roda saya menggunakan ban slick dengan pelek tapak lebar sehingga ban tampak lebih tipis. Terakhir sentuhan airbrush dari seorang teman di LG Modified mengakhiri modifikasi pada motor grand tahun 1996 ini.

Namun sialnya pada waktu saya mengganti karburator terjadi kecelakaan yang tentunya membuat motor saya ini jadi berantakan. Dikarenakan setetes bensin yang menetes pada busi menyebapkan motor saya terbakar, dan beberapa bagian yang terbuat dari fiber lenyap sudah. Karena kesal akhirnya saya pun melabur seluruh motor dengan cat warna hitam, dan saya kembalikan ke bentuk standard tapi tetap dengan aliran low rider.


Akhirnya saya hijrah ke semarang karena ada pekerjaan di semarang, selain itu saya juga kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di semarang. Motor saya itu pun ikut hijrah dan menjadi satu satunya modal saya untuk transportasi. Selain untuk transportasi beberapa kali motor itu saya jadikan untuk modal hidup, istilah kerennya sekolah. Sampai saat ini motor saya itu pun masih bersekolah di salah seorang teman dikarenakan untuk melunasi cicilan motor supra yang saya kredit di FIF, namun sayangnya moto supra saya itu malah hilang di curi orang.

Bagi teman-teman kalo ada yang mau memberi pinjaman untuk menebus motor grand kesayangan saya itu saya akan menerima dengan besar hati.


0 Responses to “My Motorcycle”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: