04
Nov
08

Diabetes – Tips Pencegahan

Mungkin hampir sepanjang hidup kita, gula telah jadi bagian tak terpisahkan, bahkan lebih dari yang pernah kita sadari. Jadi, kemungkinan kita semua sudah nyandu pada gula. Bagaimana tidak, hampir setiap makanan yang kita konsumsi sehari-hari seringkali dikemas dengan gula, termasuk jus buah, kopi dan teh, yogurt, roti buat sarapan pagi dan segala macam sereal. Bahkan jika Anda meminum soda diet, Anda masih mengkonsumsi hampir 10 sendok teh gula, ukuran maksimum yang diperbolehkan dikonsumsi dalam sehari.

Sejatinya, gula tak memberi apapun pada tubuh kita, kecuali meningkatkan energi – sama sekali tanpa kandungan vitamin, mineral, serat ataupun anti-oksidan yang dapat Anda temukan dalam makanan alami. Dan terlebih lagi, gula dapat memicu kegemukan.

DIABETES

Siapa yang bisa menderita diabetes?

Siapapun, Di belahan dunia manapun, pada usia berapa pun dapat terkena diabetes.
Beberapa faktor resiko untuk type 1 diabetes:

Sekalipun belum dapat didefinisikan dengan jelas, nampaknya faktor genetik dan lingkungan dapat memicu timbulnya tipe ini. Jadi jika terdapat keluarga dengan diabetes tipe ini, kemungkinannya lebih besar.

Beberapa faktor resiko untuk type 2 diabetes:

* Usia
* Obesitas
* Riwayat keluarga dengan diabetes type 2
* Aktivitas fisik yang rendah
* Kadar gula darah setelah makan yang meningkat tapi belum mencapai kadar yang dapat dikategorikan sebagai diabetes (Impaired glucose tolerance)
* Ras atau etnis tertentu Di Amerika, African- Americans, Hispanic Americans, Native Americans, Asian-Americans dan Pacific Islanders lebih mudah terkena diabetes.
* Mengalami diabetes selama kehamilan

Apa tanda-tanda perlu mencurigai adanya diabetes?

Type 1
Saat terjadinya type biasanya mendadak dan dramatis dan dapat timbul gejala sebagai berikut:

* Rasa haus yang hebat disertai dengan mulut kering
* Buang air kecil yang sering
* Rasa lelah yang hebat / kehilangan tenaga
* Penurunan berat badan mendadak
* Penyembuhan luka yang lambat
* Infeksi berulang
* Pandangan kabur

Type 2
Gejala-gejala serupa yang tercantum di atas dapat pula dialami pada orang dengan diabetes tipe 2, tetapi biasanya lebih tidak kentara. Saat timbulnya, diabetes type 2 juga lebih bertahap dan oleh karenanya sering sulit terdeteksi. Bahkan, banyak orang dengan diabetes type 2 yang tidak memperlihatkan gejala yang nyata saat awal. Mereka seringkali baru terdiagnosis beberapa tahun kemudian, ketika beragam komplikasi telah ada.

Tips 3
Komplikasi Diabetes
Diabetes merupakan keadaan yang menahun dan berlangsung sepanjang hidup, yang memerlukan pengendalian yang seksama. Tanpa pengelolaan yang tepat dapat menimbulkan beragam komplikasi seperti halnya penyakit jantung dan pembuluh darah, gagal ginjal, kebutaan dan kerusakan saraf.

Komplikasi jangka pendek:

* Kadar gula darah sangat rendah (hipoglikemia).Penting bagi orang dengan diabetes
* mengenali tanda-tanda hipoglikemia.
* Ketoacidosis
* Lactic acidosis
* Infeksi bakteri dan jamur

Komplikasi jangka panjang:

* Masalah mata (retinopathy)
* Gangguan ginjal (nephropathy)
* Gangguan saraf (neuropathy)
* Penyakit system peredaran darah.
* Amputasi

Berikut beberapa tips-nya.

1. Hapuskan produk-produk kemasan – termasuk yang dibuat dengan tepung – dan pilih makanan dalam bentuk asli – kecuali buah atau jus kalengan. Dan konsumsi lebih banyak buah-buahan.

2. Minumlah banyak air putih sepanjang hari – karena kadang kita salah mengartikan dehidrasi sebagai rasa lapar.

3. Pilih makanan yang mengadung protein – makanan jenis ini diserap lebih lama dari pada karbohidrat dan membuat rasa kenyang bertahan lama.

4. Hentikan kebiasaan mengkonsumsi makanan manis favorit Anda selama tiga minggu. Setelah selang waktu itu, indra perasa Anda akan mengalami perubahan dan kebutuhan Anda akan makanan manis tak sekuat sebelumnya.

5. Kendalikan dorongan untuk ngemil. Jika Anda menyantap sepotong donat, ambil jeda 15 menit untuk memikirkan makanan itu lagi atau alihkan dengan pergi jalan-jalan. Setelah penundaan ini, keinginan Anda untuk makan makanan manis akan berkurang.

Diabetes tidak bisa di obati, tapi setidaknya kita bisa meminimalisir komplikasi yang lebih parah dengan bergaya hidup sehat dan terkontrol.
(admin)


0 Responses to “Diabetes – Tips Pencegahan”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: